Kalian Perlu Tahu! Inilah Pengertian Karya Tulis Nonfiksi dengan 7 Struktur Teks

Kalian Perlu Tahu! Inilah Pengertian Karya Tulis Nonfiksi dengan 7 Struktur Teks

Screenshot_20

https://unsplash.com

Ketika kalian sedang ingin menulis sesuatu, pasti kalian akan memikirkan serta memilih salah satu jenis karya tulis agar semua orang bisa membaca dengan baik. Nah! Teman-teman, perlu kalian pahami bahwa sebenarnya, terdapat 2 jenis karya tulis yang bisa kita tuliskan yaitu berupa fiksi dan nonfiksi.

Fiksi

Fiksi adalah sebuah karya tulis yang sifatnya mengandalkan imajinasi berdasarkan keinginan penulis masing-masing. Sekalipun sifatnya imajinatif, kita harus tetap mengandalkan logika supaya imajinasi tersebut berubah menjadi masuk akal serta dramatis di kalangan para pembaca.

Selain berasal dari imajinasi, semua penulis yang menulis dalam jenis ini juga bisa mengembangkan alur dengan cara menyelipkan pengetahuan serta pengalaman yang sudah mereka peroleh selama bertahun-tahun sehingga semua pembaca pun memperoleh manfaat tersendiri melalui pembelajaran dari cerita.

Contoh karya fiksi yang dapat kita temukan sehari-hari adalah puisi, dongeng, fabel, hikayat, cerita pendek dan juga novel.

Nonfiksi

Lain halnya dengan karya tulis nonfiksi. Nonfiksi merupakan karya yang bersifat lebih ke arah informatif dan sesuai dengan fakta melalui data. Jika seorang penulis benar-benar ingin membuat jenis tulisan yang satu ini, mereka harus bisa mempertanggungjawabkan isi daripada karya tersebut di hadapan banyak orang.

Di samping pertanggungjawaban, karya nonfiksi terkenal dengan gaya bahasa yang jelas dan tepat kepada intinya agar pembaca menjadi cepat mengerti dengan isi pembahasan yang ada di dalamnya. Karena karya nonfiksi memang tidak berfokus kepada imajinasi sang penulis, pembaca pun dapat menggunakan karya tersebut sebagai sumber informasi tanpa harus merasa khawatir dengan ketidaksesuaian.

Contoh karya nonfiksi yang dapat kita temukan sehari-hari ialah laporan ilmiah, ensiklopedia, biografi, esai dan pidato.

Struktur Teks Karya Tulis Fiksi

Screenshot_19

https://unsplash.com

Untuk menambah wawasan kalian, di bawah adalah penjelasan dari 6 struktur karya tulis fiksi.

Abstrak

Sebagai penulis, kalian bebas memilih untuk tidak menambahkan struktur yang satu ini. Kenapa? Karena bagian tersebut hanya berupa kumpulan kalimat yang menjadi inti dari karya fiksi.

Orientasi

Di bagian ini, penulis harus mengenalkan tema, latar belakang dan juga tokoh-tokoh dalam karya tulis fiksi yang di buatnya. Biasanya, orientasi terletak di bagian permulaan sehingga turut menjadi pembahasan bagi alur-alur selanjutnya.

Kompilasi

Ketika karya tulis fiksi tersebut berbentuk sebuah cerita, di sinilah titik klimaks itu berada karena pembahasannya lebih mengarah kepada permasalahan yang rumit sehingga pembaca semakin penasaran lalu tertarik untuk melihat bagian lanjutan.

Evaluasi

Setelah kompilasi yang berarti kumpulan permasalahan muncul, bagian evaluasi pun datang kepada semua pembaca agar mereka bisa mengerti serta menemukan cara-cara tertentu untuk mengatasi masalah tersebut.

Resolusi

Dari bagian ini, pembaca pun akan melihat sendiri bagaimana masalah-masalah yang ada di dalam karya tulis berhasil terpecahkan. Baik karena tokoh utama maupun sampingan.

Koda

Koda atau re-orientasi mengacu kepada kesimpulan atau amanat yang di berikan dalam karya agar semua orang bisa mengambil pesan positif untuk di terapkan dan belajar lebih lagi dari kerasnya kehidupan.

Struktur Teks Karya Tulis Nonfiksi

Screenshot_18

https://unsplash.com

Nah! Inilah bagian terpentingnya! Jika kita melihat dari sudut pandang Indonesia, karya tulis nonfiksi mempunyai 3 struktur teks seperti di bawah.

Orientasi

Kembali memperkenalkan tema hingga latar belakang agar pembaca mengerti topik apa yang di sampaikan oleh penulis.

Urutan Peristiwa

Bilamana ada kejadian-kejadian tertentu yang terjadi sesuai dengan fakta, kejadian-kejadian tersebut pun wajib di urutkan oleh sang penulis sehingga membentuk sebuah urutan peristiwa.

Re-orientasi

Setelah semua penjelasan yang ada dalam karya tulis nonfiksi berakhir, kesimpulan dari pembahasan tersebut pun akan kita dapatkan.

Akan tetapi, jika kita melihat struktur teks nonfiksi dari sudut pandang secara internasional, ternyata terdapat 7 daftar dengan penjelasan yang lebih kompleks daripada sebelumnya. Mau tahu apa saja? Yuk simak lanjutan dari seluruh penjelasan di atas.

Permasalahan

Dalam kehidupan pasti ada yang namanya permasalahan. Terlebih kalau kita sedang membicarakan karya nonfiksi. Tentu ada masalah-masalah tertentu yang membutuhkan penyelesaian dengan baik. Untuk itu, penulis harus bisa menerangkan apabila karyanya tersebut mengungkit sebuah atau beberapa masalah.

Solusi

Nah! Setelah permasalahan yang ada di ungkapkan secara panjang lebar oleh si penulis, kita pun akan mendapatkan ungkapan lain yaitu pemecahan masalah. Dalam karya nonfiksi nya, penulis turut menyampaikan saran atau penjelasan mengenai cara-cara penyelesaian masalah yang sudah ia sebutkan.

Penyebab

Semua peristiwa memiliki penyebab atau pemicunya masing-masing. Untuk itu, penulis harus berani mengedepankan apa penyebab dari berbagai peristiwa yang ada dalam karya tulisnya.

Dampak

Di mana ada penyebab, di situ ada dampak. Dampak adalah hasil dari penyebab yang bisa bersifat baik atau buruk bagi banyak orang. Nah, dalam karyanya, penulis pun dapat menjelaskan dampak dari masalah atau peristiwa yang di timbulkan.

Perbandingan

Pernah tidak kalian membandingkan hal-hal tertentu yang sudah kita ketahui, pahami dan lihat sebelumnya? Kalau pernah, kalian pun dapat menyerukan perbandingan antara satu kejadian dengan kejadian lainnya kepada para pembaca. Begitu pun satu permasalahan dengan permasalahan lainnya. Ini bertujuan agar pembaca bisa mempunyai pola pemikiran yang kritis.

Deskripsi

Tahu benar bukan bahwa ada banyak karya nonfiksi yang mengikutsertakan deskripsi atau sumber-sumber informasi kepada para pembaca melalui daftar pustaka? Ya, bagian ini memang dapat menjadi agak membosankan bagi para pembaca yang ingin cepat selesai dalam membaca. Tetapi, apabila pembaca tersebut mempunyai kepekaan tersendiri untuk mencari tahu lebih lanjut, mereka bisa lho mendapatkan keuntungan.

Keuntungannya apa? Bisa berupa pengetahuan, bisa berupa penjelasan yang lebih jelas terkait dengan topik yang ia baca.

Urutan

Bila penulis memiliki poin-poin tertentu untuk di sebutkan, ia harus menyampaikannya dalam bentuk urutan. Terlebih jika poin-poin tersebut memang bertahap sifatnya. Contohnya resep. Ketika orang lain memasak, tentu terdapat tahapan-tahapan yang harus mereka lakukan. Untuk itu, apabila penulis ingin menerangkan sebuah resep, ia tidak bisa mengacak urutannya begitu saja karena rasa masakan akan keluar dari ekspektasi.

Contoh lain yang bisa kita lihat ialah waktu. Seperti yang sudah di sampaikan, seluruh kejadian wajib di urutkan. Kenapa? Karena setiap peristiwa yang di sebutkan dan berada dalam sebuah topik saling memiliki keterkaitan satu sama lain.

Saran untuk Semua Penulis

Screenshot_20

https://unsplash.com

Akhir kata, jika kalian semua ingin mengembangkan tulisan kalian lebih lagi, perhatikanlah jenis karya tulis apa yang kalian pilih. Apakah itu fiksi atau nonfiksi? Pastikan pilihan kalian merupakan pilihan yang benar karena setiap penulis tentu mempunyai keahlian dan minat masing-masing.

Jangan menuliskan sesuatu yang tidak sesuai dengan minat dan keahlian karena kalian akan merasa di repotkan kecuali jika kalian serius dan belajar lebih lanjut.

Demikianlah penjelasan lengkap mengenai karya tulis nonfiksi beserta dengan 7 struktur teks nya. Semoga bermanfaat bagi kalian semua dan selamat membuat pertimbangan!

Penulis : Jessica.

 

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *